Kamis, 13 Februari 2020

adam 4055 control and monitor from SIMOR via Blynk


adapun langkah-langkah integrasikan adam 4055 ke SIMOR
1. cek register addres dan kenali type datanya.

2. test dulu pakai modscan dengan usb to rs485
3. setelah sukses di modscan, pindah kabel ke modul simor.
4. mapping datanya 
#include <SPI.h>
#include <Ethernet.h>
#include "Mudbus.h"
#define BLYNK_PRINT Serial
//#include <TimeLib.h>
//#include <WidgetRTC.h>
#include <BlynkSimpleEthernet.h>
#include <SimpleModbusMaster.h>
#include <avr/wdt.h>
#define baud 9600
#define timeout 3000
#define polling 100 // the scan rate ms
#define retry_count 100

// used to toggle the receive/transmit pin on the driver
#define TxEnablePin 2 
// The total amount of available memory on the master to store data
#define TOTAL_NO_OF_REGISTERS 70


enum
{
  PACKET1,//
  PACKET2,//
  PACKET3,//
  PACKET4,//
  PACKET5,//
  PACKET6,//
  PACKET7,//
  TOTAL_NO_OF_PACKETS // leave this last entry
};

// Create an array of Packets to be configured
Packet packets[TOTAL_NO_OF_PACKETS];

// Masters register array
unsigned int regs[TOTAL_NO_OF_REGISTERS];

Mudbus Mb;
//Function codes 1(read coils), 3(read registers), 5(write coil), 6(write register)
//signed int Mb.R[0 to 125] and bool Mb.C[0 to 128] MB_N_R MB_N_C
//Port 502 (defined in Mudbus.h) MB_PORT
char auth[] = "your token";//
BlynkTimer timer;
WidgetLED led0(V6);//
WidgetLED led1(V7);//
//WidgetRTC rtc;
int ledStatus0; 
int ledStatus1;
#define BLYNK_GREEN     "#23C48E"
#define BLYNK_BLUE    "#04C0F8"
#define BLYNK_YELLOW    "#ED9D00"
#define BLYNK_RED       "#D3435C"
#define BLYNK_DARK_BLUE "#5F7CD8"

void simor()
{
  
   
  ledStatus0 = (regs[0]);
  if (ledStatus0 > 0) {
    led0.setColor(BLYNK_RED);
     } else {
    led0.setColor(BLYNK_GREEN);
    }
    
    ledStatus1 = (regs[1]);
  if (ledStatus1 > 0) {
    led1.setColor(BLYNK_RED);
     } else {
    led1.setColor(BLYNK_GREEN);
    }
    
   
}

BLYNK_WRITE(V8)
{
  int do1 = param.asInt(); 
  Serial.print(do1);
  Serial.println();
   if ( do1 == 1){
    regs[5] = 0xFF00;
  }
  else {
    regs[5] = 0x0000;
  }
  
}
BLYNK_WRITE(V9)
{
  int do2 = param.asInt(); 
  Serial.print(do2);
  Serial.println();
  if ( do2 == 1){
    regs[6] = 0xFF00;
  }
  else {
    regs[6] = 0x0000;
  }
  
}


void setup()
{
Serial.begin(9600); // See the connection status in Serial Monitor
 Blynk.begin(auth);

5. upload sketch ke SIMOR
6. sambungkan kabel lan ke simor dan router yang sudah ada koneksi internetnya
7. bikin HMI di blynk




REGISTER ADDRES POWER METER ACUVIM II



Jumat, 17 Januari 2020

Cara modbusisasi kwh Edmi MK6


ini adalah sebuah alat pengukuran energi listrik yang dipakai oleh orang yang menggunakan listrik.
kwh ini mempunyai fitur modbus.

sebelum melakukan modbusasi. langkah pertama yang harus dilakukan yaitu mengetahui dimana letak port protocol modbusnya:


jika sudah mengetahui portnya, langkah selanjutnya kenali function datanya

jika sudah paham ..


lannjut cari register data yang mau di ambil:

jika sudah diketahui registernya.
cek dahulu dengan analiser protocol  via software Modscan

jika sudah... cek via modscan ketemu semua datanya


silahkan modbusisasi dengan mikrokontroller .........


selamat berkarya... teruslah berinovasi...........

kWh LoRa



ini adalah kwh spm91.
kwh ini ada fitur protocol modbusnya.

saya coba koneksikan dengan lora

ternyata tokcer..
tapi butuh kesabaran saat ngoprek dengan LoRa.


Jumat, 10 Januari 2020

Penerapan Lora di Protocol Modbus



LoRa adalah suatu format modulasi yang unik dan mengagumkan yang dibuat oleh Semtech. Singkatan dari Long Range. modulasi yang dihasilkan menggunakan modulasi FM. Inti pada pemrosesan menghasilkan nilai frekuensi yang stabil. metode transmisi juga bisa menggunakan PSK (Phase Shift Keying), FSK(Frequency Shift Keying) dan lainnya. Nilai frekuansi pada LoRa bermacam-macam sesuai daerahnya, jika di Asia frekuensi yang digunakan yaitu 433 MHZ, di Eropa nilai frekuensi yang digunakan yaitu 868 MHZ, sedangkan di Amerika Utara frekuensi yang digunakan yaitu 915 MHZ.

spesifikasi lora:




Adapun fitur-fitur yang tersedia di LoRa adalah :
1. Geolocation,
fungsi ini memungkinkan kita dapat mendeteksi lokasi keberadaan suatu benda tanpa biaya alias gratis.
2. Biaya Rendah,
dapat mengurangi biaya dengan 3 cara : mengurangi biaya infrastruktur, biaya operasional dan sensor-sensor yang mempunyai jaringanya sendiri.
3. Terstandar,
dibuat agar dapat berinteraksi den berfungsi dengan produk atau sistem lain, sehingga dapat cepat beradaptasi dengan jaringan dan aplikasi IoT.
4. Daya Rendah,
dengan konsumsi daya yang dibutuhkan hanya berkisar dari 13Ma hingga 15Ma. Sehingga baterai dapat bertahan dari 10 higga 20 tahun.
5. Jarak Jauh,
satu unit LoRa dapat memancarkan hingga 100KM.
6. Aman,
Tertanam end-toend enkripsi AES128
7. Kapasitas Tinggi,
Mendukung jutaan pesan per base station, ideal untuk operator jaringan publik yang melayani banyak pelanggan



Terus apa kaitan lora dengan modbus.............????



jadi ada sebuah tipe lora yang sangat mudah di implementasikan di dunia modbus. yaitu type loRa SX1278 lora module TCXO 433MHz E32-433T20DT Wireless rf Module




modul ini saya kasih ttl to rs485.

akhirnya jadi rs485 to lora.

berikut fotonya:



modul ini sangat membantu sekali diterapkan di modbus rtu yang portnya rs485. misal lokasi panel power meter sangat jauh. sedangkan kantor posisi jauh dari panel tersebut. dan power meternya ingin di monitor dari HP.




video trial:


sekian share tentang lora penerapan di dunia modbus


cara blok value di Node red

 ambil node filter dan edit seperti di bawah ini