Selasa, 05 Januari 2021

trik mengatasi troubleshooting ESP32 cam "reset continuous reboot"

 


sharing pengalaman menggunakan esp32 cam yang bermasalah selalu reboot secara terus terusan.



awalnya saya mengira esp32camnya rusak. coba iseng-iseng bertanya di grup WA modbus arduino. dan ada yang menjawab yaitu cak jimmi kardo sitepu selaku founder mikroavr.com  dia menyarankan ada yang perlu di rubah setting  flash mode arduino IDE nya.


kondisi sebelumnya flash modenya QIO, dia  menyarankan dirubah ke DIO. dan malam ini baru saya bisa coba saran itu.

alhamdulillah normal.


thanks cak jimmy.


semoga sedikit pengalaman ini bermanfaat bagi pembaca blog puaks.

Sabtu, 02 Januari 2021

apa itu can bus?? bisa kah arduino menggunakan protokol ini??


Perkembangan teknologi semakin cepat. banyak sekali protocol yang beredar didunia industri. sebelumnya sering sekali saya membahas modbus. kali ini saya akan mencoba mengulik salah satu protocol yang sangat sering digunakan di dunia industri otomotif. protocolnya yaitu CAN atau CANbus.

Jadi CAN atau CAN bus ini adalah merupakan standar protocol yang pada awalnya digunakan pada industri otomotif. CAN Bus digunakan untuk menghubungkan antar sub-system pada kendaraan agar bisa saling terhubung dan bertukar data tanpa menggunakan banyak kabel. CAN pertama kali dikembangkan oleh perusahaan Robert Bosch GmbH dan secara resmi dirilis sebagai standar komunikasi data pada industri otomotif oleh Society of Automotive Engineers (SAE). Saat ini standar komunikasi CAN yang dirilis telah mencapai versi 2.0 dan dibagi menjadi dua part yaitu CAN 2.0 A dan CAN 2.0 B. Sampai saat ini standar CAN masih tetap dikembangkan oleh Bosch. Rilis paling terbaru adalah standar CAN FD (CAN with Flexible Data-Rate) yang dikeluarkan pada tahun 2012. Walaupun CAN FD merupakan versi paling terbaru, namun standar CAN 2.0 A dan CAN 2.0 B masih banyak digunakan. Untuk saat ini CAN tidak hanya digunakan pada industri otomotif saja, namun sudah merambah ke industri automation dan aviation.




CAN Bus dapat digunakan untuk komunikasi data multi point sama seperti EIA-485. Ini berarti dalam satu jaringan CAN bus bisa terdapat lebih dari dua perangkat yang dapat bertukar data. Tidak ada master dan slave pada komunikasi CAN, semua perangkat yang terhubung dalam satu jaringan disebut dengan node. Masing-masing node dapat berkomunikasi sesama node lainnya selama masih dalam satu jaringan yang sama. Data yang dikirim dan diterima adalah data berupa bilangan Hexsadesimal  maksimum sebanyak 8 data byte.


Sekarang apakah bisa arduino menggunakan protocol CAN bus ?

Bisa

kali ini saya akan mencoba protocol ini dengan arduino baik itu sebagai transiever maupun reciever.


saya menggunakan modul shield CAN dari diymore. modul ini support arduino uno atau mega 2560. tinggal tancap di atasnya saja.

adapun fiturnya sebagai berikut :

  • Implements CAN V2.0B at up to 1 Mb/s
  • SPI Interface up to 10 MHz
  • Ariduino/ Freaduino Completely compatible
  • Standard (11 bit) and extended (29 bit) data and remote frames
  • Industrial standard 9 pin sub-D connector
  • Two receive buffers with prioritized message storage
  • Operating voltage: DC5-12V
  • Size: 78mmx53.5m

library yang dibutuhkan adalah seed arduino can (download)



belajar modbus arduino dengan modul multifungsi

 


komponen yang dibutuhkan antara lain :

  • arduino uno + kabel usb
  • modul multifungsi dari wavgat


library yang dibutuhkan :

  1. modbus
  2. dht 
  3. adafruit sensor 
  4. remote
software yang dibutuhkan untuk test modbus:
modbuspoll



Kamis, 31 Desember 2020

Selasa, 15 Desember 2020

emulator android yang cocok buat jalankan aplikasi IoT Blynk

 


assalamu'alaikum,
sharing pengalaman tentang emulator. 
kenapa di pc perlu emulator android?

jadi begini critanya. 
saya biasanya sering menggunakan aplikasi Blynk di handphone saya buat monitor SIMOR.


sedangkan apk blynk ini tidak ada versi PC.
akhirnya mencoba mencari emulator android yg ringan..

akhirnya nemu memu player.
dulu pernah pakai bluestack.. tapi besar sekali softwarenya..

silahkan yang mau download



sebelum download cek dulu spesifikasi PC yang diminta

Minimum System Requirements:

  1. 2 cores x86/x86_64 Processor (Intel or AMD CPU)
  2. WinXP SP3 / Win7 / Win8 / Win10 (Not recommended to run on Server/Enterprise)
  3. Latest Windows DirectX 11 / Graphics driver with OpenGL 2.0
  4. Hardware Virtualization Technology (Intel VT-x/AMD-V) shall be enabled in BIOS
  5. 2GB of RAM (4GB for x64 system)
  6. 5GB of hard disk free space

MEmu can run under the minimum requirements. However, please refer to the recommended specification for the best gaming performance.

Recommended Specification:

  • OS: Microsoft Windows 10 with VT Enabled
  • CPU: Single Thread PassMark score > 1500 (Intel/AMD Multi-Core).  Click on this link to find the single thread Passmark score of your CPU.
  • Graphics: Intel/Nvidia/ATI, Onboard or Discrete controller with PassMark score > 750. Click on this link to find the Passmark score of your Video Card.
  • Latest Windows DirectX 11 / Graphics driver with OpenGL 4.5 or higher
  • RAM: 8GB or higher
  • HDD: SSD, 10GB of hard disk free space
  • Internet: Broadband connection with low latency for FPS games

Note:

Higher Android version requires more RAM and Disk Space.

Higher end games installed on MEmu will require more RAM and Disk Space.

It’s not recommended to run MEmu Play in another virtual machine software.

It’s worthy to update the graphics driver or switch graphic card if has compatibility issue.



stelah instal. login akun gmail agar bisa download aplikasi di playstore




contoh hasil monitor blynk via PC




cara blok value di Node red

 ambil node filter dan edit seperti di bawah ini