Selasa, 28 Maret 2017

cara memrogram arduino pro mini menggunakan arduino nano



 
  • Connect arduino uno board 5V pin to pro mini’s VCC pin.
  • Connect arduino uno board GND pin to pro mini’s GND pin.
  • Connect arduino uno board TX pin to pro mini’s TX0 pin.
  • Connect arduino uno board RX pin to pro mini’s RXI pin
  • Connect arduino uno board RESET pin to pro mini’s RST pin.

Rabu, 22 Maret 2017

tutorial modcsan peralatan PORT KOMUNIKASI serial RS485


share tentang tutorial modscan peralatan modbus yang port komunikasinya serial RS485/RS232


material yang perlu disediakan:
1. Software Modscan
2. kabel usb to serial
3. peralatan yang protocolnya modbus serial



langkah -langkah:
1. tancapkan kabel usb to rs485 ke PC
2. Cek detek di com brp?
3. wiring kabel ke peralatan modbus. jangan salah (data+ dan data-)
4. run software modscan-> connection -> connect
5. pilih com sesuai usb to rs485 yang nancap tadi
6. samakan settingan peralatan dengan software ( parity, baudrate, lenght)
7. klik OK
8. isi ID peralatanmodbbus
9. lenght isi 1 aja dulu...
10. pilih holding register (sesuaikan datasheet peralatan modbus)
11. jika valid slave response sudah tidak 0 maka.. peralatan modbus itu sudah respon.

cek video di bawah ini


RTU puaks read indication relay micom p127

RTU puaks = rtu simor


experimen kali ini yaitu tentang membaca indikasi relay (OCR, OCR Instan, DGR) Micom P127.
indikasi relay itu saya mapping di RTU puaks
komunikasi micom dengan RTU puaks via port serial RS485.
sebelum saya buatkan database di software survalent, saya uji coba dengan software MODSCAN
seperti video di bawah ini
setelah sukses dengan Modscan. kemudian saya lanjutkan buat database di software Survalent
dengan hasil seperti video dibawah ini



bila ingin tanya" tentang RTU simor silahkan tinggalkan pesan:
fuad_hasan1987@gmail.com

Selasa, 21 Maret 2017

LBS Motorirized Yaskawa (vamp52) gagal control

kali ini saya akan share tentang pekerjaan saya di lapangan sebagai tukang perbaikan keypoint.

ada laporan gagal kontrol dari Dispatcher. terus kami ke lokasi keypoint tersebut.
kami uji kontrol, ternyata kontrolnya sampai auxiliary relay.
trus kami posisikan lokal, trus kontrol by panel.
Open dan Close normal dengan catatan pas tekan push buttonnya harus lama.
kemudian akhirnya saya download settingan RTU keypoint itu.
masuk menu OBJECT
ubah max ctrl pulse lenght dari 0.2 menjadi 3 s

alhamdulillah berhasil.

sekian share troubelshoting  kali ini

bouncer arduino

alhamdulillah telah lahir anak yang ke-3 dengan selamat tanggal 12 Februari 2017. dengan proses kelahiran cesar.
bertambah anggota puak and the gang.
 Rashdan Muhammada Adyantara.

selang 1 bulan atau kata orang jawa itu selapan. kami skeluarga hijrah dari sidoarjo ke probolinggo.
merasakan kesibukan seorang daddy seorang enginerr. bingung naruh si baby.
akhirnya taruh si baby di bouncer
namun bouncer ini nggak ada pengayun otomatis.

Ahaaa.. i have idea

ada komponen nganggur:
  1. arduino uno
  2. servo SG5010
  3. powerbank
  4. kabel jumper
akhirnya saya rakit menjadi sebuah pengayun tenaga powerbank.

cek in this video


sketch experimen ini saya ambil dari example servo->sweep




#include <Servo.h>

Servo myservo;  // create servo object to control a servo
                // a maximum of eight servo objects can be created

int pos = 0;    // variable to store the servo position
char command;
void setup()
{
  myservo.attach(9);  // attaches the servo on pin 9 to the servo object
}


void loop()
{
  for(pos = 0; pos < 40; pos += 1)  // goes from 0 degrees to 180 degrees
  {                                  // in steps of 1 degree
    myservo.write(pos);              // tell servo to go to position in variable 'pos'
    delay(15);                       // waits 15ms for the servo to reach the position
  }
  for(pos = 40; pos>=1; pos-=1)     // goes from 180 degrees to 0 degrees
  {                               
    myservo.write(pos);              // tell servo to go to position in variable 'pos'
    delay(15);                       // waits 15ms for the servo to reach the position
  }


Rabu, 08 Februari 2017

KOMUNIKASI DATA

1. JENIS KOMUNIKASI DATA
1.1. Komunikasi Paralel
Semua bit dalam 1 karakter dikirimkan secara bersamaan dalam satu waktu.
Contoh komunikasi paralel sebagai berikut :
- Paralel Port pada PC (LPT1,LPT2)
- Port PCI, ISA pada PC
Keuntungan menggunakan komunikasi paralel yaitu :
1) Waktu untuk transmisi data bisa lebih kecil dibandingkan dengan Komunikasi Serial
2) Prosedur pengiriman data lebih simpel dibandingkan dengan Komunikasi Serial
Kerugian menggunakan komunikasi paralel yaitu :
1) Jarak pengiriman tidak bisa terlalu jauh (maks. 3 m untuk Paralel Port PC)
2) Membutuhkan pengkawatan sesuai dengan jumlah bit yang dikirimkan
1.2. Komunikasi Serial
Setiap bit dalam suatu karakter dikirimkan 1 bit - 1 bit
Contoh komunikasi serial sebagai berikut :
 RS 232C : 50 sd 38400 bps
 RS 485 : sd 2048 kbps
 Ethernet ( sd 100 Gbps )
 SDH (optik)
 USB
 Mobile data (LTE ~ 300 Mbps)
Keuntungan menggunakan komunikasi serial yaitu :
1) Jarak pengiriman jauh lebih jauh dibandingkan komunikasi paralel (maks. 1 km untuk
Fiber Optik dan 300 m untuk RS485)
Simple, Inspiring, Performing, Phenomenal 2
2) Tidak dibutuhkan pengkawatan yang banyak (untuk RS232 hanya dibutuhkan 3 kawat
(GND, TXD, RXD)
Kerugian menggunakan komunikasi serial yaitu dibutuhkan prosedur pengiriman yang lebih
kompleks dibandingkan komunikasi paralel
Komunikasi serial dapat dibagi menjadi 2 kategori yaitu :
a. Komunikasi Serial Synchronous
Komunikasi serial dengan menyertakan clock sebagai acuan awal pengiriman 1 bit.
Disebut juga dengan SPI (Serial Pheripheral Interface)
b. Komunikasi Serial Asynchronous
Komunikasi serial dengan menggunakan baud rate sesuai kesepakatan antara pengirim
dan penerima. Disebut juga dengan SCI (Serial Communication Interface).
Contoh : RS232, Ethernet, RS485, FO
Jenis Komunikasi Serial ada 3 yaitu :
a. RS 232
RS 232 yang merupakan standar EIA sama dengan standar ITU-T V.24.
Awalnya standar untuk komunikasi data pada sistem telepon Bell (1966).
Dispesifikan untuk pertukaran data antara DTE dan DCE.
Saat ini dipergunakan untuk transmisi data untuk jarak yang tidak terlampau jauh
Kemampuan RS 232 :
    - Komunikasi Point to Point
    - Jarak maksimum 15 meter
    - Kecepatan maksimum 20kbps
Konektor yang dispesifikasikan oleh standar DB 25 tetapi yag sering digunakan DB9
seperti ditunjukkan pada Gambar 1.
Untuk penggunaan minimum 3 wire (TX, RX, GND)


 Level Tegangan RS 232 sebagai berikut :

- Logic 1 (“mark”) level tegangan antara -5V dan -25V
- Logic 0 (“space”) level tegangan antara +5V dan +25V
- Kadang sering juga digunakan level tegangan ±12V dan ±15V
- Tidak kompatibel dengan level TTL, harus menggunakan driver RS232 seperti MC1488,
MC1489, MAX232


Komunikasi dalam SCADA harus mempertimbangkan beberapa hal antara lain :
- Harus mempunyai sifat handal dan valid
- Informasi harus cepat
- Dapat dilewatkan media apa saja
Solusi dalam komunikasi SCADA antara lain :
a. Diciptakan khusus oleh pabrikan / Proprietary
- HNZ
- Indactic
b. Diciptakan secara bersama / Standar terbuka
- Protokol IEC
c. Diciptakan perusahaan namun diadopsi luas
- Modbus
- Profibus
- DNP3
Basis komunikasi protocol SCADA yaitu :
a. Serial ( RS-232 )
- Protokol Tradisional dan Proprietary
- Modbus ASCII/RTU, HNZ, DNP 3.0, IEC 870-5-101, IEC 870-5-103
- Mulai ditinggalkan
b. Ethernet
- Pengembangan dari protokol tradisional
- Modbus TCP, DNP 3.0 over TCP/IP, IEC 870-5-104, IEC 61850
- Trend ke depan
Jenis – jenis protocol komunikasi SCADA antara lain :
a. Protokol Komunikasi Internal Substation
- IEC 870-5-102

- IEC 870-5-103
- MODBUS
- IEC 61850
b. Protokol Komunikasi Ekternal Substation
- IEC 870-5-101
- IEC 870-5-104
- DNP 3.0
- ICCP
- HNZ
Pertimbangan dalam memilih protokol Serial sebagai berikut :
a. Prosedur lebih kompleks
- Prosedur hand shake
- Prosedur error checking
- Prosedur repeating on error
b. Lebih aman
c. Kecepatan komunikasi terbatas (sd 38400 bps)
d. Prosedur urutan untuk data yang berukuran besar
Pertimbangan dalam memilih protokol Ethernet sebagai berikut :
a. Prosedur error checking diserahkan kepada mekanisme TCP/IP
b. Rentan terhadap ‘Hacking’
c. Kecepatan komunikasi tinggi
d. Data yang dilewatkan tidak terbatas

cara blok value di Node red

 ambil node filter dan edit seperti di bawah ini